KUI-KIMMI

TentangKUI-KIMMIUNIMMA

KUI-KIMMI (Kemas Ulang Informasi – Karya Ilmiah Mahasiswa) merupakan layanan Perpustakaan UNIMMA yang bertujuan mengemas kembali karya ilmiah mahasiswa menjadi informasi yang lebih ringkas, sistematis, dan mudah dipahami. Melalui layanan ini, karya ilmiah diolah menjadi sumber informasi praktis yang memudahkan mahasiswa dalam menelusuri referensi dan menemukan rujukan yang relevan sebagai bahan pendukung dalam penyusunan karya ilmiah. Dengan demikian, KUI-KIMMI diharapkan dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi secara lebih efektif serta mendorong peningkatan kualitas penulisan karya ilmiah di lingkungan akademik.

Menakar Pengaruh Keputusan Keuangan terhadap Nilai Bank di BEI

Menakar Pengaruh Keputusan Keuangan terhadap Nilai Bank di BEI

Magelang, 19 September 2025 — Dalam sebuah studi yang menyelami dinamika nilai perusahaan di sektor perbankan, Risdanti Setyorini, mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang, menghadirkan temuan yang relevan bagi...

Ketika “Salah Tangkap” Menyisakan Luka

Ketika “Salah Tangkap” Menyisakan Luka

Magelang, 19 September 2025 - Dalam skripsi berjudul “Analisis Perkara Pidana dalam Kasus Salah Tangkap Pelaku Tindak Pidana”, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang, Entin Shafiyah, mengangkat persoalan penting dan kerap luput dari perhatian...

Kontribusi Spiritualitas Tempat Kerja terhadap Kinerja

Kontribusi Spiritualitas Tempat Kerja terhadap Kinerja

Magelang, 19 September 2025 - Anita Diyah Sitawati, mahasiswi Program Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Magelang, menyajikan temuan menarik tentang peran spiritualitas di lingkungan sekolah terhadap kinerja guru. Dalam tesis berjudul...

Zakat Produktif, Jalan Mustahiq Menjadi Muzakki

Zakat Produktif, Jalan Mustahiq Menjadi Muzakki

Magelang, 16 September 2025 – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Potensi zakat yang begitu besar—mencapai Rp233,8 triliun pada 2019 dan bahkan diproyeksikan Rp327,6 triliun pada 2021—seharusnya bisa menjadi motor...