MAGELANG, Juli – Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menjadi tantangan bagi banyak peserta didik, terutama dalam memahami konsep dasar yang menjadi fondasi pembelajaran berikutnya. Berangkat dari kondisi tersebut, Sarifatus Sania, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Magelang, melakukan penelitian mengenai efektivitas model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu berpasangan dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas III SD Qur’an Anwarul Mukhlasin, Kabupaten Magelang.
Penelitian ini bertujuan menguji apakah penerapan model Make A Match yang dipadukan dengan media kartu berpasangan mampu memberikan pengaruh nyata terhadap kemampuan siswa memahami materi matematika. Model tersebut mengajak siswa belajar melalui aktivitas mencari pasangan antara kartu soal dan kartu jawaban sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih aktif, kolaboratif, sekaligus menyenangkan.
Dalam pelaksanaannya, penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest terhadap 22 siswa kelas III. Sebelum pembelajaran, siswa mengikuti pretest untuk mengukur kemampuan awal, kemudian memperoleh tiga kali perlakuan menggunakan model Make A Match berbantuan kartu berpasangan, sebelum akhirnya mengikuti posttest sebagai evaluasi hasil belajar.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 66 pada pretest menjadi 84 pada posttest. Analisis statistik menggunakan Paired Sample T-Test juga memperlihatkan nilai signifikansi 0,001, lebih kecil dari batas signifikansi 0,05. Temuan tersebut membuktikan bahwa model Make A Match berbantuan media kartu berpasangan memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar.
Temuan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran yang dikemas melalui aktivitas bermain sambil belajar mampu mendorong siswa lebih aktif memahami konsep, bukan sekadar menghafal rumus. Selain menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, model Make A Match juga berpotensi menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar.
Melalui penelitian ini, Sarifatus Sania memberikan bukti bahwa inovasi dalam metode pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Penerapan model pembelajaran yang interaktif tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga mampu menumbuhkan minat dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.(ed.adm_kuikimmi)
Sumber: repositori UNIMMA

