Inovasi Presensi Digital SD ‘Aisyiyah Purworejo: Pindai QR Code, Notifikasi Kehadiran Langsung Masuk WhatsApp Orang Tua
27 July 2026

Admin KUI-KIMMI

MAGELANG, Juli — Praktik pencatatan kehadiran siswa secara manual dengan lembaran kertas kini perlahan mulai ditinggalkan. Selain memakan waktu dan rawan kekeliruan, cara konvensional ini kerap membuat orang tua merasa cemas lantaran kesulitan memantau secara pasti apakah buah hatinya telah sampai di sekolah atau belum.

Menjawab tantangan tersebut, seorang peneliti muda dari Program Studi D3 Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Muhammad Ghazy Alif Haidar, merancang inovasi baru berupa Sistem Presensi Berbasis QR-Code yang Terintegrasi dengan WhatsApp. Riset ini mengambil tempat di SD ‘Aisyiyah Unggulan Purworejo.

Tujuan utama dari pengembangan sistem berbasis web ini adalah menciptakan mekanisme pencatatan kehadiran murid yang lebih efisien, akurat, dan transparan. Melalui sistem ini, pihak sekolah dapat memangkas rekapitulasi manual yang rumit.

Di sisi lain, inovasi ini difokuskan untuk memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua murid. Setiap kali siswa memindai kartu ber-QR Code milik mereka saat masuk atau pulang sekolah, sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi pesan singkat ke nomor WhatsApp orang tua/wali murid secara real-time. Dengan demikian, orang tua tidak perlu lagi rutin bertanya kepada wali kelas hanya untuk memastikan keberadaan anaknya.

Sistem presensi digital ini dibangun menggunakan framework modern seperti Express.js dan Next.js dengan basis data PostgreSQL. Pengujian teknis dilakukan secara menyeluruh menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi—mulai dari fitur login, manajemen data, hingga scanner QR Code—dapat beroperasi tanpa hambatan. Hasilnya, sistem ini mencatatkan kelayakan fungsi hingga 100%.

Tidak hanya tangguh dari sisi teknis, tingkat kepuasan pengguna juga teruji sangat tinggi. Berdasarkan uji User Acceptance Test (UAT) yang melibatkan pimpinan sekolah dan tenaga pendidik sebagai responden, sistem ini memperoleh persentase kepuasan mencapai 86%. Angka ini masuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Para guru menilai antarmuka aplikasi sangat menarik, responsif, dan mudah dioperasikan. Yang paling dirasakan manfaatnya adalah keberadaan fitur notifikasi pesan WhatsApp otomatis yang langsung terhubung ke ponsel orang tua siswa.

Melalui inovasi ini, SD ‘Aisyiyah Unggulan Purworejo berhasil membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi tepat guna tidak hanya modernisasi administrasi semata, tetapi juga membangun rasa aman serta kepercayaan penuh antara orang tua dan lembaga pendidikan.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance