MAGELANG, Juli — Layanan literasi di tingkat desa kini memasuki babak baru yang lebih modern. Peneliti muda dari Program Studi Teknologi Informasi D3 Universitas Muhammadiyah Magelang, Yasinta Putri Purnarini, merancang sistem pengelolaan peminjaman buku berbasis web untuk Perpustakaan Condro Utomo di Desa Madyocondro, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Inovasi teknologi ini hadir untuk menjawab tantangan tata kelola perpustakaan desa yang selama ini masih bergantung pada sistem pencatatan manual. Berdiri sejak tahun 2017, Perpustakaan Condro Utomo berawal dari sudut pojok baca sederhana yang dikelola oleh kader PKK setempat sebelum akhirnya diresmikan oleh Kepala Desa Madyocondro. Seiring bertambahnya koleksi buku dan antusiasme warga, pola pencatatan konvensional menggunakan lembaran kertas besar mulai memicu berbagai kendala, seperti tingginya risiko human error, selisih pendataan stok, hingga potensi hilangnya dokumen transaksi.
Melihat ketimpangan antara ketersediaan fasilitas komputer dan internet yang belum dimanfaatkan secara optimal di lokasi tersebut, Yasinta melakukan penelitian mendalam di bawah bimbingan dosen Nugroho Agung Prabowo dan Bambang Pujiarto. Utama dari penelitian ini adalah membangun platform digital terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja petugas perpustakaan, mengoptimalkan proses transaksi peminjaman dan pengembalian buku, serta mempermudah pendataan riwayat pengunjung secara presisi.
Sistem informasi berbasis web ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP native dan sistem manajemen basis data MySQL. Perancangan platform ini mencakup berbagai fitur utama, seperti formulir buku tamu digital bagi pengunjung, manajemen data anggota, katalog pencarian buku, rekapitulasi transaksi otomatis, hingga fitur pencadangan data (backup database) untuk menjamin keamanan informasi.
Berdasarkan pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing, seluruh fungsi dan alur kerja aplikasi terbukti berjalan valid tanpa kendala teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi web ini berhasil memangkas waktu proses administrasi peminjaman dan pengembalian, menghilangkan risiko kesalahan pencatatan, serta memudahkan petugas dalam memantau kondisi dan jumlah ketersediaan buku secara real-time.
Pengembangan sistem digital ini menjadi bukti nyata bagaimana sentuhan teknologi informasi tepat guna mampu mentransformasi perpustakaan desa menjadi pusat layanan literasi yang efisien, transparan, dan modern.(ed.adm_kuikimmi)
Sumber: repositoti UNIMMA

