Role Playing Berbantuan Media Topeng Terbukti Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa SD
28 July 2026

Admin KUI-KIMMI

Magelang, Juli  – Metode pembelajaran yang kreatif kembali menunjukkan efektivitasnya dalam mendukung perkembangan karakter peserta didik. Penelitian yang dilakukan Meylia Hindarwati, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Magelang, menemukan bahwa model pembelajaran Role Playing berbantuan media topeng berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa sekolah dasar.

Penelitian yang mengangkat tema pengembangan kepercayaan diri melalui pembelajaran aktif tersebut dilaksanakan pada siswa kelas V SD Islam Al Iman, Kota Magelang. Berangkat dari temuan awal di lapangan, Meylia melihat masih banyak siswa yang ragu menyampaikan pendapat, malu bertanya, serta kurang yakin terhadap kemampuan dirinya ketika mengikuti proses belajar mengajar. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat perkembangan akademik maupun sosial peserta didik.

Melalui penelitian berjudul Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Berbantuan Media Topeng terhadap Kepercayaan Diri Siswa, Meylia bertujuan mengetahui sejauh mana penerapan metode bermain peran yang dipadukan dengan penggunaan media topeng mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan Quasi Experimental Design dengan melibatkan 28 siswa sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan Independent Samples T-Test.

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan setelah model pembelajaran tersebut diterapkan. Analisis statistik memperlihatkan nilai signifikansi 0,001, lebih kecil dari batas 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Artinya, penggunaan model Role Playing yang didukung media topeng secara nyata mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dibandingkan kondisi sebelum perlakuan diberikan.

Menurut hasil penelitian, peningkatan tersebut tidak hanya terlihat dari aspek statistik, tetapi juga dari perubahan perilaku siswa selama pembelajaran. Peserta didik menjadi lebih aktif mengikuti kegiatan di kelas, lebih berani tampil di depan teman-temannya, lebih percaya diri mengemukakan pendapat, serta menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dalam proses belajar. Pembelajaran yang dikemas melalui permainan peran dinilai menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga siswa merasa lebih nyaman untuk mengekspresikan diri.

Dalam kesimpulannya, Meylia menegaskan bahwa penerapan Role Playing berbantuan media topeng layak menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran di sekolah dasar. Selain meningkatkan kualitas interaksi di kelas, pendekatan ini juga mendukung pembentukan karakter percaya diri yang menjadi salah satu fondasi penting bagi perkembangan peserta didik di masa depan. Penelitian ini sekaligus memberikan rekomendasi bagi guru agar terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi akademik maupun karakter siswa secara seimbang.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance