Langkah Strategis Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Sudimoro dalam Meningkatkan Animo Pendaftar Baru
31 July 2026

Admin KUI-KIMMI

MAGELANG, Juli – Persaingan antar lembaga pendidikan semakin ketat, termasuk bagi sekolah yang berada di wilayah pedesaan. Di tengah tantangan tersebut, sebuah penelitian karya Sanjaya Hadi Saputra dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang, mengungkap strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam meningkatkan minat peserta didik baru di MI Muhammadiyah Sudimoro, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Penelitian yang mengangkat tema “Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik Baru di MI Muhammadiyah Sudimoro” ini bertujuan mengidentifikasi strategi kepala madrasah dalam menarik calon peserta didik sekaligus mengkaji faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan meningkatkan daya tarik sekolah tidak hanya bergantung pada promosi semata. Kepala madrasah menerapkan sejumlah strategi yang saling melengkapi, mulai dari menjalin komunikasi dengan berbagai lembaga, membentuk tim promosi yang aktif melakukan sosialisasi secara langsung maupun melalui media cetak dan media sosial, hingga menghadirkan program ekstrakurikuler sebagai nilai tambah bagi sekolah. Selain itu, pembiasaan kegiatan keagamaan seperti salat dhuha, hafalan Al-Qur’an, dan kultum menjadi ciri khas yang memperkuat identitas madrasah. Sekolah juga menyediakan berbagai fasilitas gratis sebagai bentuk pelayanan kepada calon peserta didik.

Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan strategi tersebut didukung oleh kinerja guru dan komite sekolah yang solid, biaya pendidikan yang relatif terjangkau, serta dukungan masyarakat terhadap keberadaan madrasah. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama letak geografis sekolah yang berada di kawasan lereng Merapi serta keterbatasan fasilitas pendidikan yang dimiliki. Kedua faktor tersebut dinilai masih memengaruhi daya saing sekolah dalam menarik peserta didik baru.

Dalam kesimpulannya, Sanjaya Hadi Saputra menegaskan bahwa strategi kepala sekolah yang mengombinasikan penguatan hubungan dengan masyarakat, promosi yang terencana, program unggulan, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan mampu menjadi langkah efektif untuk meningkatkan minat peserta didik baru. Penelitian ini sekaligus menjadi gambaran bahwa sekolah di wilayah terpencil tetap memiliki peluang berkembang apabila mampu menghadirkan inovasi layanan dan membangun kepercayaan masyarakat secara berkelanjutan.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance