MAGELANG, Juli – Nyeri punggung masih menjadi salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil pada trimester ketiga. Kondisi ini bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas tidur hingga kenyamanan selama menjalani kehamilan. Berangkat dari persoalan tersebut, Dwi Ani Fitria, mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang, melakukan penelitian mengenai penerapan senam hamil sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai efektivitas penerapan senam hamil dalam asuhan keperawatan bagi ibu hamil yang mengalami nyeri punggung, mulai dari tahap pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi hingga evaluasi hasil tindakan. Studi kasus dilakukan terhadap dua ibu hamil trimester III di wilayah Grabag, Kabupaten Magelang, dengan pelaksanaan senam hamil sebanyak empat kali selama delapan hari dan evaluasi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur tingkat nyeri.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pada kedua peserta setelah mengikuti program senam hamil secara rutin. Pada pasien pertama, skala nyeri turun dari 5 menjadi 2, sedangkan pada pasien kedua mengalami penurunan dari 4 menjadi 1. Selain berkurangnya rasa nyeri, kedua ibu hamil juga melaporkan tubuh terasa lebih rileks, tidur lebih nyaman, serta lebih leluasa menjalankan aktivitas sehari-hari setelah mengikuti latihan.
Penelitian ini juga menemukan bahwa ibu hamil primigravida cenderung mengalami tingkat nyeri lebih tinggi dibandingkan ibu multigravida, karena belum memiliki pengalaman menghadapi perubahan fisik selama kehamilan. Temuan tersebut memperkuat bahwa faktor pengalaman kehamilan turut memengaruhi persepsi terhadap nyeri yang dirasakan.
Melalui penelitian ini, Dwi Ani Fitria menegaskan bahwa senam hamil merupakan alternatif terapi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk membantu mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Latihan yang dilakukan secara teratur mampu meningkatkan relaksasi otot, memperbaiki kenyamanan tubuh, sekaligus mendukung kualitas hidup ibu selama masa kehamilan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan maupun ibu hamil dalam memanfaatkan senam hamil sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan selama kehamilan.(ed.adm_kuikimmi)
Sumber: repositori UNIMMA

