Servant Leadership dan Kepuasan Kerja Terbukti Tingkatkan Kinerja ASN BPPKAD Magelang
28 July 2026

Admin KUI-KIMMI

MAGELANG, Juli – Gaya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan (servant leadership) serta tingkat kepuasan kerja terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Temuan tersebut terungkap dalam penelitian yang dilakukan Ardelia Dinda Ivana, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang.

Melalui penelitian berjudul Pengaruh Servant Leadership, Iklim Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi Empiris pada Karyawan BPPKAD Kabupaten Magelang), Ardelia mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi performa pegawai di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Magelang. Penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya keterlambatan dan ketidakhadiran pegawai yang dinilai berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan publik.

Penelitian tersebut bertujuan menganalisis pengaruh servant leadership, iklim organisasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Sebanyak 86 pegawai BPPKAD dijadikan responden dengan metode sampel jenuh, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda berbantuan perangkat lunak SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemimpin yang mampu mendengarkan, memberdayakan, membangun kepercayaan, dan mengutamakan kebutuhan bawahannya berkontribusi terhadap terciptanya performa kerja yang lebih baik.

Selain itu, kepuasan kerja juga terbukti memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan. Pegawai yang merasa puas terhadap pekerjaannya, hubungan dengan atasan, maupun penghargaan yang diterima cenderung menunjukkan produktivitas dan tanggung jawab yang lebih tinggi.

Menariknya, penelitian ini menemukan hasil berbeda pada variabel iklim organisasi. Meskipun secara statistik berpengaruh signifikan, arah pengaruhnya justru negatif terhadap kinerja pegawai. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kondisi lingkungan organisasi di lokasi penelitian masih memerlukan evaluasi lebih lanjut agar mampu memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap peningkatan kinerja ASN.

Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut—servant leadership, iklim organisasi, dan kepuasan kerja—secara bersama-sama terbukti memengaruhi kinerja pegawai BPPKAD Kabupaten Magelang. Hasil penelitian ini mempertegas pentingnya membangun budaya kepemimpinan yang melayani serta meningkatkan kepuasan kerja sebagai strategi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Sementara itu, aspek iklim organisasi menjadi catatan yang perlu mendapat perhatian lebih agar dapat mendukung produktivitas pegawai secara maksimal.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance