Penelitian Marsiyah: Closed Suction Terbukti Turunkan Risiko Ventilator Associated Pneumonia pada Pasien ICU RSUD Tidar Magelang
29 July 2026

Admin KUI-KIMMI

MAGELANG, Juli – Penggunaan closed suction pada pasien yang menjalani ventilasi mekanik di ruang Intensive Care Unit (ICU) terbukti berhubungan dengan penurunan risiko Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Temuan tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukan Marsiyah, mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang, melalui skripsinya yang berjudul Hubungan Penggunaan Closed Suction terhadap Kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP) di Ruang ICU RSUD Tidar Magelang.

Penelitian ini dilatarbelakangi tingginya penggunaan ventilator mekanik pada pasien ICU yang berpotensi menimbulkan komplikasi berupa VAP, yakni infeksi paru yang muncul setelah pasien menggunakan ventilator lebih dari 48 jam. Di RSUD Tidar Magelang, sepanjang 2023 tercatat 637 pasien dirawat di ICU dan 124 di antaranya memerlukan ventilator mekanik invasif. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya pencegahan infeksi yang lebih efektif, salah satunya melalui penggunaan sistem closed suction.

Melalui penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional, Marsiyah melibatkan 20 pasien ICU yang menggunakan ventilator mekanik. Seluruh responden dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling, kemudian data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara penggunaan closed suction dengan kejadian VAP.

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan closed suction dengan kejadian Ventilator Associated Pneumonia. Analisis statistik menghasilkan nilai p = 0,016, yang berarti hubungan tersebut signifikan secara statistik. Penelitian ini juga menemukan bahwa pasien yang tidak menggunakan closed suction memiliki risiko hingga 18 kali lebih besar mengalami VAP dibandingkan pasien yang menggunakan sistem tersebut.

Temuan ini memperkuat pentingnya penerapan closed suction sebagai salah satu strategi pencegahan infeksi pada pasien kritis yang membutuhkan ventilator mekanik. Selain menjaga oksigenasi tetap stabil karena sambungan ventilator tidak perlu dilepas saat proses penghisapan sekret, metode ini juga dinilai mampu meminimalkan risiko kontaminasi yang dapat memicu infeksi paru.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, Marsiyah menyimpulkan bahwa penggunaan closed suction memiliki hubungan yang bermakna dengan penurunan kejadian Ventilator Associated Pneumonia di ICU RSUD Tidar Magelang. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi tenaga kesehatan dan rumah sakit dalam memperkuat penerapan prosedur pencegahan infeksi, sekaligus menjadi referensi bagi penelitian lanjutan mengenai keselamatan pasien di ruang perawatan intensif.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance