Pengaruh TikTok terhadap Etika Berpakaian Siswa SMA Muhammadiyah 1 Muntilan
25 August 2025

mimin

Magelang 25 Agustus 2025 – Hasna Zahuna, seorang peneliti muda, berhasil menarik perhatian publik melalui risetnya mengenai “Pengaruh Media Sosial TikTok terhadap Etika Berpakaian Siswa SMA Muhammadiyah 1 Muntilan”. Penelitian ini muncul dari kegelisahan akan fenomena maraknya penggunaan TikTok di kalangan remaja yang kerap membawa dampak terhadap cara mereka mengekspresikan diri, khususnya dalam hal berpakaian.

Hasna menjelaskan bahwa TikTok kini bukan hanya sekadar platform hiburan, melainkan ruang baru bagi remaja untuk mencari inspirasi gaya hidup. Banyak konten di TikTok yang memamerkan tren busana terkini, bahkan tak jarang bertabrakan dengan nilai-nilai kesopanan yang dijunjung dalam lingkungan sekolah maupun budaya masyarakat. Dari sinilah penelitian ini berangkat, dengan tujuan menelaah sejauh mana TikTok mempengaruhi standar etika berpakaian para siswa.

Dalam pelaksanaannya, Hasna menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada para siswa SMA Muhammadiyah 1 Muntilan. Responden diminta menjawab sejumlah pertanyaan yang menggali kebiasaan mereka dalam menggunakan TikTok serta persepsi mereka terhadap etika berpakaian. Melalui metode ini, peneliti ingin mendapatkan gambaran yang objektif mengenai hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dengan perilaku berpakaian di lingkungan sekolah.

Hasil penelitian menunjukkan temuan yang cukup menarik. TikTok ternyata memberikan pengaruh signifikan terhadap gaya berpakaian siswa. Sebagian besar siswa yang aktif menggunakan TikTok cenderung meniru tren busana yang sedang populer di aplikasi tersebut. Tren ini seringkali mendorong mereka untuk mengenakan pakaian yang lebih modern, stylish, namun di sisi lain berpotensi menabrak aturan kesopanan yang berlaku di sekolah berbasis nilai keislaman.

Meski begitu, penelitian Hasna juga mengungkap adanya sisi positif. Bukan hanya soal gaya berpakaian yang terkesan lebih terbuka, TikTok juga memperkenalkan kreativitas berbusana yang sopan, sederhana, namun tetap menarik. Sejumlah siswa bahkan mengaku menemukan inspirasi gaya hijab dan pakaian kasual yang tetap sesuai dengan norma sekolah melalui konten kreator di TikTok. Hal ini menunjukkan bahwa TikTok bukan semata-mata membawa dampak negatif, melainkan juga bisa menjadi media pembelajaran gaya berpakaian yang lebih baik apabila digunakan secara bijak.

Lebih jauh, Hasna menemukan bahwa tidak semua siswa terpengaruh secara langsung. Faktor keluarga, lingkungan sekolah, serta pemahaman nilai agama ternyata menjadi filter penting dalam menyikapi tren TikTok. Siswa yang memiliki kontrol diri kuat dan didukung keluarga yang menanamkan nilai kesopanan relatif lebih selektif dalam meniru gaya berpakaian dari TikTok. Sebaliknya, siswa yang kurang mendapat pendampingan cenderung lebih mudah terbawa arus tren.

Melalui riset ini, Hasna Zahuna menekankan pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam mendampingi siswa menghadapi arus media sosial. TikTok, menurutnya, hanyalah alat. Dampak baik atau buruknya sangat bergantung pada sejauh mana siswa dapat menyaring informasi serta menyeimbangkannya dengan nilai-nilai yang telah ditanamkan sejak kecil.

Penelitian ini akhirnya memberi gambaran yang jelas bahwa TikTok memang berpengaruh terhadap etika berpakaian siswa SMA Muhammadiyah 1 Muntilan. Namun, pengaruh itu bukanlah sesuatu yang mutlak buruk. Dengan literasi digital yang baik, justru TikTok dapat dijadikan sarana edukasi dalam menampilkan kreativitas berbusana yang tetap sesuai dengan norma kesopanan.

Temuan ini diharapkan dapat membuka mata masyarakat, khususnya para pendidik dan orang tua, bahwa mendampingi anak dalam menggunakan media sosial jauh lebih penting daripada sekadar melarang. Dengan pendekatan yang tepat, TikTok bisa berubah dari sekadar hiburan menjadi wadah inspirasi yang membangun karakter positif generasi muda. (ed :noviyanti)

sumber : repository UNIMMA 

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance