Video Edukasi Terbukti Tingkatkan Kepatuhan Lansia Ikuti Posyandu di Magelang
25 August 2025

mimin

Magelang 25 Agustus 2025 – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat lanjut usia untuk rutin memeriksakan kesehatan di posyandu kembali mendapat sorotan melalui sebuah penelitian menarik. Adalah Puspa Amalia Fajrin, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang, yang berhasil meneliti secara ilmiah pengaruh media video edukasi terhadap keikutsertaan lansia dalam posyandu.

Penelitian berjudul “Pengaruh Video Edukasi terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Lansia dalam Mengikuti Posyandu di Dusun Sorogenen, Desa Menayu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang” ini dilatarbelakangi oleh rendahnya angka kunjungan lansia ke posyandu di wilayah tersebut. Dari data yang dihimpun, dalam lima bulan terakhir sebelum penelitian, jumlah kehadiran sangat minim, bahkan pada beberapa bulan tidak ada lansia yang datang.

Puspa melihat kondisi ini berpotensi mengancam kualitas hidup para lansia. Padahal, posyandu lansia adalah salah satu layanan kesehatan berbasis masyarakat yang penting untuk mendeteksi dini penyakit, menjaga kebugaran, serta meningkatkan kualitas hidup di usia senja.

“Banyak lansia yang merasa dirinya sehat sehingga enggan datang ke posyandu. Ada pula yang tidak tahu manfaat posyandu. Dari situlah saya ingin mencoba media baru berupa video edukasi untuk memberikan informasi yang lebih menarik dan mudah dipahami,” ungkap Puspa dalam laporan penelitiannya.

Tujuan dan Metode Penelitian

Tujuan utama penelitian ini adalah mengukur apakah video edukasi mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus kepatuhan lansia dalam mengikuti posyandu. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2022 hingga Januari 2023 di Dusun Sorogenen.

Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment. Desain penelitian berupa one group pre and post test design, yakni responden diberi tes awal, kemudian ditayangkan video edukasi, lalu dilakukan tes ulang untuk melihat perubahan. Sampel yang diambil adalah 80 orang lansia, terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Video yang ditayangkan berisi materi tentang pentingnya posyandu, manfaat pemeriksaan kesehatan rutin, serta ajakan untuk lebih aktif menjaga kesehatan di usia lanjut.

Hasil Penelitian yang Signifikan

Hasil penelitian menunjukkan temuan yang cukup menggembirakan. Analisis data memperlihatkan bahwa setelah mendapatkan tayangan video edukasi, pengetahuan dan kepatuhan lansia meningkat secara signifikan. Nilai uji statistik menunjukkan p = 0,000 (p < 0,005) yang berarti hipotesis penelitian diterima.

Dengan kata lain, ada perbedaan nyata antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Lansia yang sebelumnya kurang tahu dan enggan mengikuti posyandu, menjadi lebih sadar pentingnya layanan tersebut dan bersedia hadir secara rutin.

“Video edukasi terbukti efektif sebagai sarana promosi kesehatan. Lansia lebih mudah memahami karena pesan disampaikan melalui gambar dan suara, bukan hanya kata-kata,” tulis Puspa dalam kesimpulannya.

Implikasi Penelitian

Temuan ini memberi harapan baru bagi pengembangan program posyandu lansia di tingkat desa maupun kabupaten. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta kader posyandu dapat menjadikan video edukasi sebagai bagian dari strategi promosi kesehatan.

Puspa menekankan, peningkatan pengetahuan bukan hanya soal informasi, tetapi juga berdampak pada perubahan perilaku. Ketika lansia lebih memahami manfaat posyandu, mereka akan lebih patuh hadir, sehingga kesehatan dapat dipantau secara rutin.

Manfaat penelitian ini juga dirasakan oleh berbagai pihak. Bagi institusi pendidikan, hasil ini menambah literatur tentang promosi kesehatan berbasis media. Bagi petugas kesehatan, menjadi acuan dalam merancang intervensi edukatif yang lebih menarik. Bagi kader posyandu, hasil penelitian ini bisa dijadikan rekomendasi dalam meningkatkan layanan di masyarakat. Dan bagi lansia sendiri, video edukasi mampu menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

Kesimpulan

Penelitian Puspa Amalia Fajrin memberikan bukti kuat bahwa inovasi sederhana melalui video edukasi dapat membawa dampak besar pada kesehatan masyarakat, khususnya kalangan lansia. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kepatuhan mereka terhadap posyandu, diharapkan kualitas hidup lansia di Magelang semakin baik.

“Video edukasi bukan sekadar media hiburan, tetapi dapat menjadi sarana yang efektif untuk menggerakkan masyarakat, khususnya lansia, agar lebih peduli pada kesehatan dirinya,” pungkas Puspa.

Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberi kontribusi akademis, tetapi juga menjadi pijakan praktis bagi pihak-pihak terkait untuk memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di masa depan. (ed: noviyanti)

sumber : repository UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance