Life Review Therapy Bantu Lansia Atasi Kecemasan di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang
25 August 2025

mimin

Magelang 25 Agustus 2025  – Penelitian yang dilakukan oleh Ermawati (2021) menghadirkan secercah harapan bagi para lansia yang masih bergulat dengan rasa cemas di masa tua. Dalam skripsinya yang berjudul “Pengaruh Life Review Therapy terhadap Tingkat Kecemasan pada Lansia di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang”, Ermawati mengupas tuntas manfaat terapi sederhana namun penuh makna: mengulas kembali perjalanan hidup.

Latar Belakang Penelitian

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh lanjut usia. Masa tua kerap diwarnai dengan penurunan fisik, kehilangan pasangan, hingga rasa kesepian yang mendalam. Kondisi ini dapat memicu rasa cemas berkepanjangan, bahkan mengganggu kesehatan mental lansia. Ermawati berangkat dari kegelisahan itu dengan tujuan utama: menguji sejauh mana Life Review Therapy mampu menurunkan kecemasan pada lansia.

Terapi ini, menurutnya, adalah sebuah proses psikososial di mana individu diajak untuk meninjau kembali pengalaman hidup mereka. Lansia diberi ruang untuk menceritakan peristiwa-peristiwa penting, menafsirkan ulang makna hidup, hingga menemukan kedamaian batin.

Metode Penelitian

Penelitian dilaksanakan di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, sebuah rumah sakit rujukan nasional di bidang kejiwaan. Ermawati menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sebanyak 18 responden lansia dipilih melalui teknik purposive sampling.

Instrumen yang dipakai untuk mengukur tingkat kecemasan adalah kuesioner standar Geriatric Anxiety Scale (GAS). Para responden menjalani sesi Life Review Therapy dalam kelompok kecil, kemudian tingkat kecemasan mereka diukur sebelum dan sesudah intervensi.

Hasil Penelitian

Hasil yang diperoleh cukup signifikan. Sebelum terapi, sebagian besar lansia menunjukkan tingkat kecemasan sedang hingga tinggi. Namun setelah mengikuti rangkaian sesi Life Review Therapy, rata-rata tingkat kecemasan mengalami penurunan yang berarti.

Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,000, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor kecemasan sebelum dan sesudah terapi. Dengan kata lain, Life Review Therapy terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan pada lansia.

Temuan Menarik

Ada beberapa catatan menarik dari penelitian ini. Pertama, lansia yang aktif bercerita tentang pengalaman masa lalu tampak lebih mudah menerima kondisi dirinya sekarang. Proses bernostalgia membuat mereka merasa dihargai, bahkan memperkuat hubungan sosial dengan sesama peserta.

Kedua, terapi ini relatif mudah diterapkan, tidak membutuhkan biaya besar, dan dapat dilakukan oleh perawat maupun tenaga kesehatan dengan pelatihan sederhana. Hal ini menjadikannya sebagai alternatif intervensi non-farmakologis yang sangat potensial.

Ketiga, penelitian ini menegaskan bahwa kecemasan pada lansia bukanlah hal yang harus dianggap sepele. Intervensi psikososial seperti Life Review Therapy dapat menjadi jembatan penting untuk meningkatkan kualitas hidup para orang tua kita.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Dari penelitian tersebut, Ermawati menyimpulkan bahwa Life Review Therapy efektif menurunkan tingkat kecemasan pada lansia di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Ia merekomendasikan agar terapi ini dapat diterapkan secara rutin di layanan kesehatan, khususnya di ruang geriatri atau komunitas lansia.

Lebih jauh lagi, Ermawati mendorong perawat untuk menjadikan terapi ini sebagai bagian dari asuhan keperawatan jiwa. Dengan memberi ruang kepada lansia untuk berbagi kisah, tenaga kesehatan tidak hanya membantu mengurangi kecemasan, tetapi juga memperkuat martabat dan kebahagiaan mereka.

Makna Lebih Luas

Penelitian ini sekaligus mengingatkan kita bahwa setiap orang tua memiliki sejarah panjang yang layak untuk didengarkan. Mendengarkan cerita masa lalu mereka bukan hanya memberikan ketenangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ikatan emosional lintas generasi.

Ermawati, lewat penelitiannya, berhasil menunjukkan bahwa dalam setiap kisah hidup terdapat kekuatan penyembuhan. Dan bahwa menghadirkan telinga yang mau mendengar bisa jadi sama ampuhnya dengan terapi medis. (ed : noviyanti)

sumber : repository UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance