Magelang, 2 September 2025 – Kecemasan menjelang persalinan merupakan masalah yang sering dialami ibu hamil, khususnya pada trimester ketiga. Kondisi psikologis ini jika dibiarkan dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin, bahkan berisiko menyebabkan komplikasi persalinan. Dari fenomena itulah, Nia Afifatul Ulya, peneliti dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Magelang, melakukan kajian dengan tema: pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap kecemasan ibu hamil trimester III.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas terapi murottal Al-Qur’an sebagai metode nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan ibu hamil menjelang persalinan. Penelitian ini menggunakan metode literature review, yaitu dengan menelaah artikel-artikel penelitian sebelumnya yang relevan. Pencarian data dilakukan melalui Google Scholar dengan kriteria seleksi ketat menggunakan strategi PICOS dan boolean operator. Dari proses seleksi, ditemukan empat artikel yang sesuai untuk dianalisis lebih lanjut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Qur’an mampu menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III secara signifikan. Pada awalnya, sebagian besar ibu hamil mengalami kecemasan dalam kategori berat. Namun setelah diberikan terapi murottal, tingkat kecemasan berangsur turun hingga berada dalam kategori ringan bahkan tidak cemas. Intervensi ini dilakukan dengan cara memperdengarkan bacaan surah Maryam dan surah Ar-Rahman dengan durasi 15–25 menit setiap hari selama 14 hingga 17 hari.
Karakteristik responden dalam studi-studi terdahulu menunjukkan bahwa terapi murottal efektif diterapkan baik pada primigravida (kehamilan pertama) maupun multigravida (kehamilan kedua dan seterusnya). Mayoritas responden adalah ibu hamil dengan tingkat pendidikan menengah dan tidak bekerja, sehingga metode ini terbukti dapat diterapkan secara luas pada berbagai latar belakang sosial-ekonomi.
Temuan ini memperlihatkan bahwa lantunan ayat suci Al-Qur’an bukan hanya sarana spiritual, tetapi juga berdampak positif terhadap aspek fisiologis dan psikologis. Gelombang suara murottal dipercaya mampu menenangkan pikiran, menurunkan hormon stres, serta menstimulasi sistem saraf untuk memberikan rasa rileks.
Dengan demikian, penelitian Nia Afifatul Ulya menegaskan bahwa murottal Al-Qur’an dapat menjadi salah satu alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman, mudah, murah, dan tanpa efek samping untuk mengatasi kecemasan ibu hamil trimester III. Bagi tenaga kesehatan, hasil ini dapat menjadi rujukan untuk mengintegrasikan pendekatan spiritual ke dalam praktik asuhan kebidanan dan keperawatan.
Secara keseluruhan, penelitian ini menutup dengan kesimpulan kuat: mendengarkan murottal Al-Qur’an terbukti menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil menjelang persalinan dan layak direkomendasikan sebagai bagian dari perawatan maternal yang holistik. (ed: Adella)
sumber: repository UNIMMA

