Muchamad Safruddin H: Pembelajaran Daring Tidak Efektif Membentuk Karakter Siswa SD
23 September 2025

adel

Magelang, 23 September 2025 – Pandemi Covid-19 telah mengubah wajah pendidikan Indonesia. Sejak Maret 2020, siswa di seluruh jenjang dipaksa beradaptasi dengan model pembelajaran daring setelah terbitnya Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020. Sistem ini memang memungkinkan proses belajar tetap berjalan di tengah darurat kesehatan, tetapi muncul pertanyaan besar: apakah pembelajaran daring mampu membentuk karakter siswa, khususnya di sekolah dasar?

Pertanyaan inilah yang mendorong Muchamad Safruddin H, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Magelang, untuk meneliti topik tersebut. Dalam skripsinya berjudul “Hubungan Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 terhadap Karakter Siswa SD Negeri Banyuwangi 03 Magelang”, ia mengupas secara ilmiah bagaimana pembelajaran jarak jauh berpengaruh terhadap karakter anak.

Tema Penelitian

Tema yang diangkat adalah dampak pembelajaran daring terhadap pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Safruddin menilai, karakter merupakan aspek krusial dalam pendidikan, bahkan lebih penting dari sekadar capaian akademik. Individu yang berkarakter baik mampu mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas pilihannya. Oleh karena itu, ia ingin melihat apakah model belajar berbasis internet mampu menanamkan nilai-nilai karakter yang seharusnya ditanamkan guru melalui interaksi tatap muka.

Tujuan Penelitian

Penelitian ini memiliki tujuan utama: mengetahui hubungan pembelajaran daring dengan karakter siswa SD Negeri Banyuwangi 03 Magelang. Tujuan khususnya meliputi:

  1. Mengidentifikasi karakteristik responden, meliputi usia, jenis kelamin, dan kelas.
  2. Mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring di SD Negeri Banyuwangi 03.
  3. Menganalisis karakter siswa yang mencakup lima aspek utama: religius, jujur, tanggung jawab, toleransi, dan disiplin.
  4. Menilai hubungan pembelajaran daring terhadap kelima aspek karakter tersebut.

Metodologi

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Seluruh siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri Banyuwangi 03 Magelang, sebanyak 62 responden, dijadikan sampel melalui teknik total sampling.

Instrumen penelitian berupa kuesioner 30 soal yang menilai karakter siswa dalam lima dimensi utama. Data yang terkumpul diolah dengan uji statistik Spearman Rank untuk melihat hubungan antara variabel pembelajaran daring dan karakter siswa.

Hasil Penelitian

Hasilnya cukup mengejutkan. Secara deskriptif, mayoritas siswa menunjukkan karakter yang sangat baik pada kelima aspek: religius, jujur, tanggung jawab, toleransi, dan disiplin. Artinya, nilai karakter mereka tidak menurun drastis meski belajar dari rumah.

Namun, ketika diuji secara statistik, ditemukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pembelajaran daring dengan karakter siswa. Nilai p-value yang lebih besar dari 0,05 menandakan bahwa pembelajaran daring tidak berpengaruh nyata terhadap pembentukan karakter anak.

Safruddin menyimpulkan bahwa pembelajaran daring tanpa pendampingan orang tua maupun peran aktif guru sangat sulit membentuk karakter siswa SD. Karakter anak lebih banyak dipengaruhi oleh interaksi langsung, keteladanan guru, serta lingkungan sosial di sekolah.

Kesimpulan

Dalam simpulannya, Muchamad Safruddin H menegaskan bahwa pembelajaran daring pada masa pandemi tidak mampu menggantikan peran tatap muka dalam membentuk karakter siswa. Meskipun indikator karakter tampak baik, hubungan antara metode daring dan penguatan karakter ternyata lemah.

Penelitian ini menjadi peringatan penting bagi dunia pendidikan. Guru tetap memegang peranan utama dalam transformasi nilai, sehingga pembelajaran jarak jauh harus didukung strategi khusus agar tidak hanya fokus pada transfer ilmu, tetapi juga penanaman karakter.

“Karakter anak adalah hasil transformasi nilai yang diajarkan guru. Tanpa interaksi langsung, pembelajaran daring sulit membangun karakter kuat pada siswa,” tulis Safruddin dalam skripsinya. (ed: Adell)

sumber: repository UNIMMA