Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Kepercayaan Konsumen terhadap Minat Beli Konsumen di Tokopedia
19 November 2025

mimin

Magelang, 19 NOvember  2025 – Di tengah derasnya arus digitalisasi, pola belanja masyarakat terus mengalami perubahan. Platform e-commerce seperti Tokopedia kini menjadi bagian dari keseharian, termasuk bagi warga di Kota dan Kabupaten Magelang. Fenomena inilah yang mendorong Yuni Setyo Wibowo, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Magelang, untuk meneliti lebih jauh mengapa masyarakat memilih berbelanja melalui Tokopedia. Penelitian yang dilakukan Yuni memberi gambaran jelas mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat beli konsumen, sebuah aspek penting dalam dinamika perdagangan digital.

Dalam skripsinya yang berjudul “Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Kepercayaan Konsumen terhadap Minat Beli Konsumen di Tokopedia”, Yuni merangkai data dan analisis yang menggambarkan perilaku pengguna Tokopedia di wilayah Magelang. Dengan menggunakan metode kuantitatif, ia melibatkan 100 responden, dipilih melalui teknik purposive sampling—mereka yang diidentifikasi sebagai pengguna aktif Tokopedia dan berdomisili di Magelang

Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa transaksi belanja daring terus menunjukkan tren peningkatan. Data grafik transaksi online dari tahun 2014 hingga 2019 menempatkan Tokopedia sebagai platform dengan pertumbuhan tertinggi. Lonjakan tersebut menjadi latar penting yang membuat peneliti ingin mengetahui apa sebenarnya yang mendorong konsumen untuk semakin yakin berbelanja secara daring

Yuni menyoroti tiga faktor utama yang diduga memengaruhi minat beli: harga, kualitas produk, dan kepercayaan konsumen. Ketiga faktor ini kemudian diuji menggunakan analisis regresi untuk melihat bagaimana masing-masing berperan dalam keputusan pembelian.

Hasil penelitian menunjukkan gambaran yang cukup tegas. Harga, misalnya, tak bisa dilepaskan dari pertimbangan konsumen. Keterjangkauan harga, kesesuaian dengan kualitas, hingga daya saing dibandingkan penjual lain terbukti menjadi alasan kuat yang mendorong seseorang untuk menekan tombol “beli”. Persepsi harga yang sesuai dengan manfaat membuat konsumen merasa keputusan belanjanya tepat dan menguntungkan.

Faktor kedua, kualitas produk, juga mencatat pengaruh yang signifikan. Konsumen menginginkan produk yang tidak sekadar terlihat menarik di gambar, tetapi juga memiliki kinerja dan ketahanan yang sesuai dengan deskripsi. Di era digital, ketika pembeli tidak dapat menyentuh atau mencoba barang secara langsung, kualitas produk yang ditampilkan melalui ulasan, rating, atau informasi detail menjadi penentu apakah konsumen akan melanjutkan transaksi. Yuni mencatat bahwa semakin jelas kualitas dan fungsi produk, semakin tinggi pula minat konsumen untuk membelinya.

Sementara itu, faktor ketiga—kepercayaan konsumen—muncul sebagai elemen yang tidak kalah penting. Dalam dunia transaksi online, kepercayaan memegang peran sentral. Konsumen harus yakin bahwa data pribadi mereka aman, pembayaran terlindungi, dan barang yang dipesan benar-benar sampai di tangan. Keamanan transaksi, privasi, serta reputasi platform dan penjual menjadi faktor yang membentuk rasa percaya tersebut. Yuni menemukan bahwa tingkat kepercayaan yang tinggi membuat konsumen lebih tenang dan lebih berani untuk melakukan pembelian di Tokopedia.

Dari keseluruhan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga faktor—harga, kualitas produk, dan kepercayaan—secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat beli konsumen Tokopedia di Magelang. Temuan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik tentang perilaku konsumen digital, tetapi juga memberikan catatan penting bagi para pelaku usaha daring. Pelaku usaha disarankan untuk menjaga kualitas produk, menghadirkan harga yang kompetitif, serta membangun reputasi dan keamanan transaksi sebagai langkah strategis dalam menarik minat pembeli.

Penelitian ini pada akhirnya menegaskan bahwa keputusan belanja online bukan hanya soal kebutuhan, tetapi juga soal persepsi konsumen terhadap nilai dan rasa aman dalam bertransaksi. Di era digital yang serba cepat, kepercayaan dan kualitas menjadi mata uang penting yang menentukan apakah konsumen akan kembali berbelanja atau memilih beralih ke tempat lain. (ed. sulistya)

Sumber: repositori UNIMMA