Magelang, Juni 2026 – Pengelolaan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan sebuah lembaga pendidikan. Hal itulah yang mendorong Heny Prastiani, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja Pamong Administrasi di SMA Taruna Nusantara Magelang.
Melalui penelitian berjudul “Pengaruh Beban Kerja, Kepuasan Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Pamong Administrasi (Studi Empiris di SMA Taruna Nusantara Magelang)”, Heny berupaya mengungkap bagaimana beban kerja, kepuasan kerja, dan disiplin kerja berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pegawai pada lingkungan pendidikan berasrama yang dikenal memiliki budaya kerja disiplin dan sistem semi-militer.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia sebagai penggerak utama organisasi. Di tengah tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi, organisasi dituntut mampu mengelola beban kerja secara proporsional, menciptakan kepuasan kerja, sekaligus membangun budaya disiplin agar produktivitas karyawan tetap terjaga.
Sebagai landasan teoritis, penelitian menggunakan Social Exchange Theory (SET) yang menjelaskan bahwa hubungan antara organisasi dan karyawan dibangun melalui proses timbal balik. Ketika organisasi memberikan dukungan, perlakuan yang adil, serta pengelolaan pekerjaan yang baik, karyawan akan terdorong memberikan kontribusi terbaik melalui peningkatan kinerja.
Untuk memperoleh gambaran yang komprehensif, penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh Pamong Administrasi SMA Taruna Nusantara. Dari 173 kuesioner yang disebarkan, sebanyak 140 kuesioner berhasil dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama atau simultan, beban kerja, kepuasan kerja, dan disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa ketiga faktor tersebut saling melengkapi dalam membentuk performa pegawai di lingkungan kerja.
Namun demikian, ketika diuji secara parsial, penelitian menemukan hasil yang cukup menarik. Variabel beban kerja menjadi satu-satunya faktor yang terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Pamong Administrasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembagian tugas yang sesuai dengan kapasitas, kemampuan, serta tanggung jawab pegawai mampu mendorong peningkatan produktivitas kerja.
Sebaliknya, variabel kepuasan kerja dan disiplin kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dalam penelitian ini. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa meskipun kedua aspek tersebut tetap penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, pada konteks SMA Taruna Nusantara keduanya belum menjadi faktor dominan yang secara langsung menentukan peningkatan kinerja pegawai.
Fenomena ini menarik karena SMA Taruna Nusantara dikenal memiliki sistem kerja yang khas dengan budaya disiplin tinggi. Penelitian justru menunjukkan bahwa kedisiplinan yang telah menjadi budaya organisasi kemungkinan telah berada pada tingkat yang relatif stabil sehingga tidak lagi menjadi pembeda utama dalam variasi kinerja antarpegawai. Sementara itu, pengelolaan beban kerja masih menjadi aspek yang paling menentukan efektivitas pelaksanaan tugas administrasi.
Penelitian Heny Prastiani juga memberikan rekomendasi agar pihak manajemen lebih memperhatikan distribusi pekerjaan, penyesuaian beban tugas sesuai kompetensi pegawai, serta evaluasi berkala terhadap pembagian tanggung jawab. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan efektivitas kerja sekaligus menjaga kualitas pelayanan administrasi di lingkungan sekolah.
Di sisi lain, hasil penelitian ini turut memperkaya kajian di bidang manajemen sumber daya manusia, khususnya pada lembaga pendidikan berasrama yang memiliki karakteristik organisasi berbeda dengan institusi pendidikan pada umumnya. Temuan tersebut dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya maupun praktisi dalam merancang kebijakan pengelolaan SDM yang lebih adaptif, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pegawai.
Melalui penelitian ini, Heny Prastiani menunjukkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh tingginya disiplin atau kepuasan kerja, tetapi juga oleh kemampuan organisasi mengelola beban kerja secara proporsional. Dengan pengaturan tugas yang tepat, organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif sekaligus mendukung tercapainya tujuan institusi secara berkelanjutan. (ed. Sulistya)
Sumber: repositori UNIMMA

