Magelang, Juli–Transformasi digital kini merambah sektor olahraga lokal. Tiga mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi D3, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Magelang, yakni M. Afifuddin Tri Ambodo, Zidan Ikhwani, dan Adna Wahyu Kusuma, menghadirkan inovasi melalui penelitian bertajuk “Sistem Penyewaan Lapangan Futsal Berbasis Web di Merapi Baru Futsal Clubs Magelang”.
Penelitian ini mengangkat tema pengembangan sistem informasi berbasis web untuk mendukung layanan penyewaan lapangan futsal yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual. Para peneliti menyoroti permasalahan klasik, seperti pelanggan harus datang langsung ke lokasi hanya untuk mengecek jadwal, hingga pencatatan transaksi yang masih menggunakan media kertas sehingga rawan kesalahan dan tidak efisien.
Berangkat dari kondisi tersebut, tujuan utama penelitian ini adalah merancang dan membangun sebuah aplikasi berbasis website yang mampu mempermudah proses pemesanan lapangan sekaligus membantu pengelola dalam mengelola data transaksi secara lebih sistematis. Sistem ini dirancang agar dapat diakses kapan saja dan di mana saja, sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan tanpa harus datang langsung ke lokasi penyewaan.
Dalam implementasinya, sistem yang dikembangkan memanfaatkan teknologi PHP dan MySQL dengan pendekatan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall. Platform ini dilengkapi berbagai fitur utama, seperti kalender jadwal lapangan secara real-time, notifikasi ketersediaan lapangan, hingga sistem pembayaran digital yang terintegrasi. Selain itu, tersedia pula fitur interaksi berupa feedback dan review untuk meningkatkan komunikasi antara pelanggan dan pengelola.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem penyewaan berbasis web ini mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Pengelola dapat memantau ketersediaan lapangan secara akurat dan mengelola jadwal dengan lebih terstruktur, sementara pelanggan dapat melakukan pemesanan dengan cepat, transparan, dan tanpa hambatan jarak maupun waktu.
Tak hanya itu, sistem ini juga berkontribusi dalam meminimalkan kesalahan pencatatan transaksi serta mempermudah penyusunan laporan penyewaan. Dampak lebih lanjutnya adalah peningkatan kualitas layanan dan potensi perluasan jangkauan pasar, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan peningkatan pendapatan usaha.
Melalui penelitian ini, ketiga mahasiswa tersebut menegaskan bahwa digitalisasi layanan olahraga, khususnya penyewaan lapangan futsal, bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan sistem serupa di berbagai daerah, sekaligus mendorong pelaku usaha lokal untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital. (ed. adm_kuikimmi)
Sumber: repositori UNIMMA

