Citra Ganjar Pranowo Dibangun Lewat Strategi “Big Five” di SahabatGanjar.com
22 July 2026

Admin KUI-KIMMI

Magelang,Juli–Penelitian terbaru dari Jessica Tosya Boseke, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang, mengungkap bagaimana citra politik Ganjar Pranowo dikonstruksi secara sistematis melalui konten digital di situs SahabatGanjar.com. Studi bertajuk “Analisis The Big Five Personality Traits pada Konten SahabatGanjar.com” ini menyoroti strategi komunikasi politik berbasis kepribadian yang digunakan dalam ruang digital menjelang Pemilu 2024.

Berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan media digital dalam politik (cyberpolitics), penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana karakter kepribadian Ganjar Pranowo direpresentasikan dalam konten yang diproduksi oleh relawan melalui website resmi tersebut. Fokus utama penelitian adalah mengkaji lima dimensi kepribadian dalam teori Big Five, yakni extraversion, conscientiousness, openness, agreeableness, dan neuroticism.

Dengan menggunakan metode analisis isi, Jessica meneliti sebanyak 215 konten yang dipublikasikan dalam periode 18 Oktober hingga 18 November 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi extraversion dan conscientiousness menjadi karakter yang paling dominan ditampilkan. Ganjar digambarkan sebagai sosok yang aktif bersosialisasi, dekat dengan masyarakat, serta memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan aktivitas politiknya.

Selain itu, dimensi openness juga terlihat cukup kuat, menandakan adanya upaya menampilkan Ganjar sebagai figur yang terbuka terhadap ide baru dan solusi inovatif. Sementara itu, dimensi agreeableness turut hadir dalam bentuk citra kerja sama dan kepedulian sosial, meski tidak sekuat tiga dimensi utama. Sebaliknya, dimensi neuroticism menjadi yang paling minim ditampilkan, yang mengindikasikan bahwa konten cenderung menghindari narasi negatif atau emosi yang tidak stabil.

Temuan ini memperlihatkan bahwa strategi komunikasi yang dijalankan melalui SahabatGanjar.com tidak berlangsung secara acak, melainkan terstruktur dan terarah dalam membangun citra positif seorang kandidat politik. Konten yang diproduksi tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai alat framing kepribadian untuk memengaruhi persepsi publik.

Lebih jauh, penelitian ini juga menegaskan bahwa penggunaan platform digital mampu meningkatkan partisipasi politik masyarakat. Konten yang disajikan dinilai mampu menciptakan kedekatan emosional antara figur politik dan pemilih, sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam dinamika demokrasi.

Secara keseluruhan, riset Jessica Tosya menegaskan bahwa di era politik digital, pengelolaan citra berbasis kepribadian menjadi kunci penting dalam memenangkan simpati publik. SahabatGanjar.com, dalam hal ini, tampil sebagai instrumen strategis yang tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga membentuk persepsi—dan pada akhirnya, pilihan politik masyarakat. (ed. adm_kuikimmi)

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance