Pengaruh Religiusitas dan Modal Psikologis terhadap Prestasi Siswa, Studi Ungkap Temuan Penting di Muntilan
23 July 2026

Admin KUI-KIMMI

Magelang, Juli–Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia kembali mendapat sorotan melalui penelitian terbaru yang dilakukan oleh Edi Chamsin, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Magelang. Dalam tesisnya, Chamsin mengangkat tema keterkaitan antara religiusitas, modal psikologis, dan kinerja akademik siswa di dua sekolah menengah atas di Muntilan.

Penelitian berjudul “Kinerja Akademik Siswa Dilihat dari Religiusitas dan Modal Psikologis” ini mengambil objek pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Muntilan dan SMA Negeri 1 Muntilan. Studi ini menjadi penting di tengah tantangan dunia pendidikan yang masih berupaya meningkatkan prestasi belajar siswa secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik semata.

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat religiusitas siswa, menilai kondisi modal psikologis mereka, serta menganalisis sejauh mana kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap kinerja akademik. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 100 siswa sebagai responden.

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara religiusitas dan modal psikologis siswa. Koefisien beta sebesar 0,729 menandakan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas siswa, semakin baik pula modal psikologis yang dimiliki. Sementara itu, modal psikologis terbukti memberikan pengaruh positif terhadap kinerja akademik dengan nilai koefisien sebesar 0,438.

Menariknya, religiusitas juga memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja akademik siswa dengan koefisien sebesar 0,384. Namun, ketika religiusitas dihubungkan melalui modal psikologis sebagai variabel perantara, pengaruhnya justru lebih kecil, yakni sebesar 0,188. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh langsung religiusitas terhadap prestasi belajar lebih signifikan dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui modal psikologis.

Temuan ini mengindikasikan bahwa nilai-nilai religius yang tertanam dalam diri siswa berperan penting dalam membentuk kedisiplinan, motivasi, dan tanggung jawab belajar, yang pada akhirnya berdampak pada prestasi akademik mereka. Sementara itu, modal psikologis tetap menjadi faktor pendukung yang tidak bisa diabaikan, terutama dalam membangun kepercayaan diri dan ketahanan mental siswa.

Penelitian Edi Chamsin ini memberikan kontribusi penting bagi dunia pendidikan, khususnya dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja akademik siswa yang lebih holistik. Pendekatan berbasis nilai religius dan penguatan aspek psikologis dinilai dapat menjadi solusi alternatif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.

Dengan demikian, hasil studi ini tidak hanya relevan bagi kalangan akademisi, tetapi juga bagi para pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang sistem pembelajaran yang lebih efektif dan berkarakter. (ed. adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance