Media Loose Part Terbukti Tingkatkan Kreativitas Anak Usia Dini hingga 83,1%, Ini Temuan Intan Dadari
23 July 2026

Admin KUI-KIMMI

Magelang, Juli–Upaya meningkatkan kreativitas anak usia dini kembali mendapat sorotan melalui penelitian yang dilakukan oleh Intan Dadari, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru PAUD, Universitas Muhammadiyah Magelang. Dalam skripsinya yang berjudul “Peningkatan Kreativitas Melalui Media Loose Part pada Anak Usia 5–6 Tahun”, Intan menyoroti rendahnya tingkat kreativitas anak di TKK Santa Maria, Kecamatan Sawangan, yang masih bergantung pada contoh dari guru dalam berkreasi.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi di lapangan, di mana dari total 20 anak, sebanyak 16 anak mengalami kesulitan dalam mengembangkan kreativitas secara mandiri. Situasi ini mendorong pihak sekolah untuk mencari pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, salah satunya melalui penggunaan media loose part, yakni bahan-bahan lepas yang dapat dimanfaatkan anak secara bebas untuk bereksplorasi.

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media loose part mampu meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan terhadap 20 anak dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan pendekatan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kreativitas anak setelah penerapan media loose part. Pada siklus pertama, tingkat kreativitas anak tercatat sebesar 41 persen. Namun, setelah perbaikan metode pembelajaran pada siklus kedua, angka tersebut melonjak menjadi 83,1 persen. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 42,1 persen, yang menunjukkan efektivitas media loose part dalam mendorong eksplorasi dan imajinasi anak.

Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa metode eksperimen yang dipadukan dengan penggunaan media sederhana di sekitar lingkungan anak dapat menjadi strategi pembelajaran yang inovatif. Anak tidak hanya terpaku pada instruksi, tetapi juga diberi ruang untuk bereksperimen, menciptakan, dan mengekspresikan ide secara mandiri.

Intan Dadari dalam penelitiannya juga memberikan rekomendasi kepada para pendidik agar lebih kreatif dalam memilih kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan minat anak. Selain itu, pemanfaatan media yang tersedia di lingkungan sekitar dinilai mampu membantu anak dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan secara lebih optimal.

Temuan ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam metode pembelajaran, khususnya di pendidikan anak usia dini, memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang kreatif dan adaptif. Penggunaan media loose part pun berpotensi menjadi solusi sederhana namun efektif dalam menjawab tantangan rendahnya kreativitas anak di berbagai lembaga pendidikan. (ed. adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance