Implementasi Waterfall Tingkatkan Efisiensi Presensi dan Penggajian Karyawan Vapestore Magelang
27 July 2026

Admin KUI-KIMMI

Magelang, Juli  – Transformasi digital di sektor usaha ritel kembali menunjukkan dampak nyata. Muhammad Fauzi , mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Magelang, mengembangkan sistem presensi dan penggajian berbasis QR Code untuk Vapestore Magelang melalui penelitian bertajuk Implementasi Metode Waterfall pada Sistem Presensi dan Penggajian pada Vapestore Magelang . Penelitian ini berangkat dari masalah administrasi perusahaan yang masih mengandalkan foto melalui WhatsApp sebagai bukti kehadiran karyawan, sehingga proses rekapitulasi presensi dan perhitungan gaji memerlukan waktu lama serta rentan terhadap kesalahan.

Fauzi mengangkat tema digitalisasi sistem informasi presensi dan penggajian dengan menerapkan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall . Pendekatan ini dipilih karena memiliki tahapan yang sistematis, mulai dari komunikasi kebutuhan pengguna, perencanaan, perancangan, pembangunan sistem, hingga implementasi dan evaluasi. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL, sementara proses pengujian dilakukan melalui metode Blackbox Testing dan Beta Testing .

Tujuan utama penelitian ini adalah menghasilkan sistem yang mampu menggantikan mekanisme presensi manual menjadi lebih praktis, cepat, dan akurat. Selain mempermudah pencatatan kehadiran karyawan melalui pemindaian QR Code, sistem juga dirancang agar proses penggajian dapat dilakukan secara otomatis berdasarkan data presensi yang telah tersimpan dalam basis data terintegrasi. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi beban administrasi sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan data di lingkungan Vapestore Magelang.

Dalam proses penelitian, Fauzi terlebih dahulu mengidentifikasi berbagai kelemahan sistem lama, seperti sulitnya kehadiran bulanan, kebutuhan ruang penyimpanan yang besar untuk arsip foto presensi, hingga proses penghitungan gaji yang masih dilakukan secara manual. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dirancang sebuah sistem baru yang memungkinkan karyawan melakukan presensi cukup dengan sensor QR Code, sementara pemilik usaha dapat mengelola data karyawan, menghitung gaji, hingga mencetak slip gaji secara lebih terstruktur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil berjalan sesuai fungsi yang direncanakan. Pengujian membuktikan aplikasi mampu memudahkan admin dalam melakukan rekapitulasi presensi, mempercepat proses penggajian, sekaligus meningkatkan akurasi pengolahan data. Implementasi metode Waterfall dinilai efektif karena menghasilkan sistem yang lebih transparan, efisien, dan mudah digunakan baik oleh admin maupun karyawan. Penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi administrasi berbasis QR Code dapat menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha ritel yang masih mengandalkan proses manual dalam pengelolaan sumber daya manusia.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance