Kunjungan Rumah Perawat Terbukti Tingkatkan Penggunaan Jamban Sehat, Ini Temuan Penelitian di Kaligesing
27 July 2026

Admin KUI-KIMMI

MAGELANG, Juli – Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) tidak hanya menjadi agenda pelayanan kesehatan pemerintah, tetapi juga terbukti berkontribusi terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan sanitasi yang lebih baik. Temuan tersebut diungkap dalam penelitian yang dilakukan Dadang dari Universitas Muhammadiyah Magelang yang mengkaji hubungan kunjungan rumah PISPK oleh perawat dengan penggunaan jamban sehat di Desa Hardimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.

Penelitian ini berangkat dari masih rendahnya cakupan penggunaan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Kaligesing. Meski sebagian besar desa telah berstatus Open Defecation Free (ODF), Desa Hardimulyo masih menjadi salah satu wilayah dengan kepemilikan jamban sehat terendah. Kondisi tersebut mendorong peneliti menelaah sejauh mana intensitas kunjungan rumah yang dilakukan perawat melalui program PISPK mampu memengaruhi perilaku masyarakat dalam menggunakan jamban sehat.

Melalui penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, Dadang melibatkan 77 kepala keluarga sebagai responden. Penelitian berfokus pada frekuensi kunjungan rumah PISPK oleh perawat sebagai variabel utama dan penggunaan jamban sehat sebagai indikator perilaku sanitasi masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelaksanaan kunjungan rumah masih bervariasi. Sebanyak 37,7 persen responden menilai kunjungan perawat sudah berjalan baik, 33,8 persen cukup, dan 28,6 persen masih tergolong kurang. Sementara itu, dari seluruh responden, 63,6 persen keluarga telah menggunakan jamban sehat, sedangkan 36,4 persen lainnya masih belum menerapkannya secara optimal.

Temuan paling penting muncul pada analisis hubungan kedua variabel tersebut. Uji statistik Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,005, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kunjungan rumah PISPK oleh perawat dengan penggunaan jamban sehat. Keluarga yang memperoleh kunjungan dengan kategori cukup hingga baik memiliki kecenderungan lebih tinggi menggunakan jamban sehat dibandingkan keluarga yang jarang mendapat kunjungan.

Menurut peneliti, hasil ini memperlihatkan bahwa peran perawat melalui kegiatan promotif, preventif, edukatif, hingga pendampingan langsung di rumah menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai sanitasi yang layak. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai mampu mendorong perubahan perilaku sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Penelitian ini merekomendasikan agar pelaksanaan kunjungan rumah PISPK dilakukan secara lebih konsisten sesuai jadwal sehingga target peningkatan sanitasi, khususnya penggunaan jamban sehat di wilayah pedesaan, dapat tercapai secara optimal. Temuan tersebut juga menjadi masukan bagi Puskesmas dan pemerintah daerah dalam memperkuat strategi pelayanan kesehatan berbasis keluarga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance