Pijat Akupresur Titik Pericardium 6 Efektif Redakan Mual pada Ibu Hamil Trimester Pertama
31 July 2026

Admin KUI-KIMMI

MAGELANG, Juli – Keluhan mual atau nausea masih menjadi salah satu masalah yang paling sering dialami ibu hamil pada trimester pertama. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berisiko menurunkan asupan nutrisi apabila terjadi secara terus-menerus. Berangkat dari persoalan tersebut, Affan Fariza Rochman, mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Magelang, melakukan penelitian berjudul “Penerapan Pijat Akupresur Titik Pericardium 6 pada Ibu Hamil Trimester 1 dengan Nausea”.

Penelitian ini bertujuan menggambarkan sekaligus mengevaluasi efektivitas penerapan pijat akupresur pada titik Pericardium 6 (PC6) sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu mengurangi keluhan mual pada ibu hamil trimester pertama. Studi kasus dilakukan terhadap dua ibu hamil yang mengalami mual sedang, dengan terapi akupresur diterapkan selama empat hari berturut-turut serta dipantau menggunakan instrumen Pregnancy Unique Quantification of Emesis (PUQE-24).

Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas mual pada kedua responden. Pada awal pengkajian, masing-masing peserta memperoleh skor 8 atau kategori mual sedang. Setelah menjalani terapi akupresur selama empat hari, skor mual menurun menjadi 4 pada responden pertama dan 3 pada responden kedua, yang keduanya masuk dalam kategori mual ringan. Selain itu, kedua ibu hamil juga mampu mempraktikkan teknik pijat secara mandiri sebagai upaya mengendalikan keluhan mual dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam kesimpulannya, Affan Fariza Rochman menyatakan bahwa penerapan pijat akupresur pada titik Pericardium 6 terbukti efektif membantu mengontrol keluhan mual pada ibu hamil trimester pertama. Teknik ini dinilai mudah dipelajari, tidak memerlukan obat-obatan, dan berpotensi menjadi alternatif terapi pendamping yang dapat diterapkan secara mandiri maupun didukung oleh tenaga kesehatan dalam pelayanan keperawatan maternitas.

Temuan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat dalam memanfaatkan terapi komplementer yang aman untuk meningkatkan kenyamanan ibu selama masa awal kehamilan. Penelitian ini juga memperkuat pentingnya pendekatan nonfarmakologis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil.(ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance