Intervensi Gizi Berbasis PMT dan Zinc Dinilai Efektif Cegah Stunting
31 July 2026

Admin KUI-KIMMI

MAGELANG, Juli – Upaya pencegahan stunting pada balita membutuhkan intervensi gizi yang tepat dan berkelanjutan. Hal itu menjadi temuan utama penelitian yang dilakukan Safania Indra Rukmana, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Magelang, melalui skripsi bertajuk “Efektivitas Pencegahan Stunting: Literature Review.”

Penelitian tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai bentuk intervensi yang paling efektif dalam mencegah stunting berdasarkan hasil kajian sejumlah penelitian ilmiah. Melalui metode literature review, peneliti menelusuri artikel dari basis data Google Scholar dan PubMed, kemudian menyeleksi lima penelitian yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih lanjut.

Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) yang dipadukan dengan intervensi gizi, terutama suplementasi zinc, mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi badan balita sehingga efektif sebagai langkah pencegahan stunting. Temuan tersebut diperoleh dari lima penelitian yang secara konsisten memperlihatkan adanya peningkatan tinggi badan setelah anak menerima intervensi gizi.

Berbagai bentuk intervensi yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi pemberian olahan ikan, seperti ikan mujair, ikan kakap, dan ikan kembung, biskuit berbahan daun kelor, hingga suplementasi zinc. Seluruh intervensi tersebut dilaporkan memberikan dampak positif terhadap status gizi dan pertumbuhan anak, khususnya pada kelompok balita usia 12–59 bulan yang menjadi sasaran utama pencegahan stunting.

Dalam pembahasannya, Safania menegaskan bahwa periode balita merupakan fase emas pertumbuhan sehingga pemenuhan gizi harus menjadi perhatian utama. Intervensi sejak dini dinilai mampu memperbaiki status gizi sekaligus mengurangi risiko gangguan pertumbuhan yang berdampak hingga usia dewasa.

Penelitian ini juga merekomendasikan agar tenaga kesehatan, khususnya perawat, semakin aktif mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan stunting. Selain itu, pemerintah daerah dan dinas kesehatan diharapkan terus mengembangkan inovasi program pencegahan berbasis intervensi gizi agar angka stunting dapat ditekan secara berkelanjutan.

Dengan temuan tersebut, penelitian Safania Indra Rukmana memperkuat bukti bahwa intervensi gizi melalui PMT dan suplementasi zinc merupakan strategi yang efektif dalam mendukung pertumbuhan balita serta menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. (ed.adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance