Inovasi Pembelajaran Matematika: Jois Syahadati Masruriyah Uji Model Missouri Mathematics Project di SDN 1 Rejosari
1 September 2025

novi

Magelang 1 September 2025 – Pendidikan dasar sering kali menghadapi persoalan klasik: bagaimana membuat pelajaran matematika lebih hidup dan dipahami siswa. Tantangan ini menjadi perhatian serius Jois Syahadati Masruriyah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Magelang. Dalam penelitiannya yang selesai tahun 2022, Jois mengangkat tema “Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) Berbantuan Macromedia Flash MI terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis”.

Melalui penelitian ini, Jois berusaha menjawab persoalan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa, khususnya di kelas IV SDN 1 Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung. Ia menilai, selama ini pembelajaran matematika di sekolah dasar kerap berjalan satu arah. Guru lebih banyak berceramah, sementara siswa cenderung pasif. Akibatnya, banyak siswa kesulitan menyampaikan ide matematis, baik secara lisan maupun tertulis.

“Guru jarang memanfaatkan model pembelajaran dan media yang bervariasi. Siswa hanya menerima penjelasan dan mengerjakan soal, tanpa kesempatan cukup untuk mengembangkan komunikasi matematis mereka,” tulis Jois dalam latar belakang penelitiannya.

Berangkat dari masalah itu, Jois memilih menguji model Missouri Mathematics Project (MMP) yang dipadukan dengan media Macromedia Flash MI. Model MMP sendiri dirancang untuk melibatkan siswa dalam berbagai fase pembelajaran: mulai dari review, pengembangan ide, latihan kelompok, kerja mandiri, hingga pemberian tugas rumah. Dengan tambahan media Macromedia Flash, materi ajar disajikan lebih interaktif, menggunakan animasi, visual, hingga lagu-lagu sederhana agar siswa mudah memahami konsep satuan panjang dan berat.

Tujuan penelitian jelas: ingin mengetahui apakah kombinasi model MMP dan Macromedia Flash MI dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV SDN 1 Rejosari.

Untuk menguji hipotesis, Jois menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV, sebanyak 18 anak (12 laki-laki dan 6 perempuan). Mereka terlebih dahulu diberi pretest untuk mengukur kemampuan awal, kemudian mengikuti pembelajaran dengan model MMP berbantuan Macromedia Flash MI, lalu menjalani posttest.

Hasil penelitian menunjukkan temuan yang signifikan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon memperlihatkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, dengan nilai Zhitung lebih besar dari Ztabel. Hal ini menegaskan hipotesis alternatif diterima: model MMP berbantuan Macromedia Flash MI berpengaruh nyata terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa.

Secara sederhana, siswa yang semula kesulitan menjelaskan ide matematis mulai terbiasa mengekspresikan pemikiran mereka. Dalam kerja kelompok, mereka lebih aktif berdiskusi, menghubungkan soal dengan kehidupan sehari-hari, hingga mampu menuliskan penyelesaian masalah dengan jelas. Media Macromedia Flash yang menampilkan animasi dan lagu-lagu tentang satuan panjang juga membantu siswa mengingat materi dengan cara menyenangkan.

Dalam pembahasan, Jois menegaskan bahwa keberhasilan strategi ini tak lepas dari kombinasi antara model pembelajaran yang sistematis dengan media yang sesuai karakteristik siswa sekolah dasar. “Siswa SD masih kesulitan memahami konsep abstrak. Dengan Macromedia Flash, konsep bisa divisualisasikan. Sementara MMP memberi ruang latihan baik secara mandiri maupun kelompok,” jelasnya.

Lebih jauh, penelitian ini memberi manfaat tidak hanya bagi guru, tetapi juga bagi sekolah dan pengembangan ilmu pendidikan. Bagi guru, hasil penelitian bisa menjadi masukan untuk memilih model serta media pembelajaran yang tepat dalam meningkatkan komunikasi matematis siswa. Bagi sekolah, temuan ini mendorong penggunaan teknologi sederhana dalam pembelajaran. Sedangkan secara teoritis, penelitian ini memperkuat bukti bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggabungkan pendekatan pedagogis dengan dukungan media interaktif.

Penelitian Jois menutup dengan kesimpulan tegas: penggunaan model Missouri Mathematics Project berbantuan Macromedia Flash MI terbukti meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV SDN 1 Rejosari.

Dalam konteks pendidikan nasional, karya Jois menjadi pengingat penting bahwa inovasi pembelajaran tidak selalu harus rumit. Dengan strategi yang tepat, materi ajar bisa disajikan lebih komunikatif, menyenangkan, dan mampu melibatkan siswa secara aktif. (ed : noviyanti)

sumber : repository UNIMMA