Magelang,Juli– Tiga mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi D-3 Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang, yakni Friska Putri Anggraeni, Iin Suryani, dan A’di Abdu Rahman, menghadirkan inovasi sistem presensi berbasis Radio Frequency Identification (RFID) untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kehadiran karyawan di lingkungan kampus.
Penelitian yang mengangkat tema pengembangan sistem presensi digital ini berfokus pada pemanfaatan teknologi RFID sebagai solusi atas berbagai kendala dalam sistem absensi konvensional. Selama ini, proses presensi manual dinilai masih memiliki kelemahan, terutama dari sisi akurasi data, potensi manipulasi, serta efisiensi waktu.
Melalui penelitian tersebut, para peneliti bertujuan untuk merancang sekaligus mengevaluasi sebuah sistem presensi yang mampu bekerja secara otomatis, cepat, dan akurat. Sistem ini dikembangkan melalui beberapa tahapan, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan lunak, hingga pengujian kinerja di lapangan.
Dalam implementasinya, sistem presensi ini memanfaatkan perangkat RFID yang dipasang di titik akses tertentu di Fakultas Teknik. Setiap karyawan cukup melakukan “tap” kartu RFID untuk mencatat kehadiran, yang secara otomatis terhubung dengan database terintegrasi. Dengan mekanisme ini, proses pencatatan kehadiran dapat dilakukan secara real-time tanpa intervensi manual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan peningkatan signifikan dalam hal efisiensi dan akurasi. Berdasarkan pengujian menggunakan metode System Usability Scale (SUS), sistem ini memperoleh skor 78 dengan kategori “good”. Capaian tersebut menandakan bahwa sistem mudah digunakan, responsif, dan dapat diandalkan dalam mendukung aktivitas presensi karyawan.
Selain itu, sistem ini juga terbukti mampu meminimalkan kesalahan pencatatan serta mempercepat proses rekapitulasi data kehadiran. Dengan dukungan teknologi RFID, pengelolaan data presensi menjadi lebih transparan dan terstruktur.
Penelitian ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi lingkungan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang, tetapi juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut dalam penerapan teknologi serupa di berbagai institusi. Ke depan, sistem presensi berbasis RFID ini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun manajemen kehadiran yang lebih modern, efisien, dan berbasis teknologi. (ed. adm_kuikimmi)
Sumber: repositori UNIMMA

