Magelang, Juni 2026 — Minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MI Nurul Huda II Bondowoso menjadi sorotan dalam penelitian yang dilakukan oleh Hasyim Anshari, mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang. Penelitian ini mengangkat tema tentang faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar siswa, dengan fokus pada peran faktor internal dan eksternal dalam proses pembelajaran PJOK di tingkat madrasah ibtidaiyah.
Dalam studinya, Hasyim Anshari bertujuan untuk menggambarkan tingkat minat siswa serta mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi keterlibatan mereka dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang disebarkan kepada 36 siswa dari total populasi 102 siswa di MI Nurul Huda II Bondowoso .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK berada pada kategori tinggi. Dari total responden, sebanyak 27,8 persen siswa berada pada kategori tinggi dan 19,4 persen pada kategori sangat tinggi. Sementara itu, sebagian siswa lainnya berada pada kategori sedang hingga rendah, yang menunjukkan masih adanya variasi minat belajar di kalangan siswa .
Jika ditelusuri lebih dalam, indikator minat belajar yang mencakup perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan siswa menunjukkan hasil yang beragam. Indikator ketertarikan siswa menjadi yang paling menonjol dengan kategori sangat tinggi, menandakan bahwa sebagian besar siswa memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan terhadap materi PJOK. Namun, pada indikator keterlibatan, ditemukan adanya kecenderungan rendah, yang mengindikasikan bahwa tidak semua siswa aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran .
Penelitian ini juga mengungkap bahwa minat belajar siswa tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh dua kelompok faktor utama, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik (jasmaniah) dan aspek psikologis seperti perhatian, ingatan, dan bakat. Dalam penelitian ini, faktor internal berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 33,3 persen .
Sebaliknya, faktor eksternal justru menunjukkan pengaruh yang lebih dominan terhadap minat belajar siswa. Faktor ini mencakup lingkungan keluarga, kondisi sekolah, serta lingkungan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal berada pada kategori sangat tinggi, sehingga menjadi penentu utama dalam membentuk minat belajar siswa terhadap pembelajaran PJOK .
Temuan ini memperlihatkan bahwa dukungan dari luar diri siswa, seperti metode mengajar guru, ketersediaan sarana dan prasarana, serta lingkungan sosial yang kondusif, memiliki peran besar dalam meningkatkan minat belajar. Dalam konteks MI Nurul Huda II Bondowoso, keterbatasan fasilitas olahraga, lokasi lapangan yang cukup jauh dari sekolah, serta metode pembelajaran yang masih didominasi pendekatan klasikal menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan keterlibatan siswa .
Menariknya, siswa cenderung lebih antusias ketika pembelajaran dilakukan di luar kelas melalui metode demonstrasi dibandingkan dengan pembelajaran di dalam kelas. Hal ini menunjukkan pentingnya inovasi dalam strategi pembelajaran untuk mendorong partisipasi aktif siswa.
Secara keseluruhan, penelitian Hasyim Anshari menegaskan bahwa minat belajar siswa dalam pembelajaran PJOK di MI Nurul Huda II Bondowoso tergolong baik, namun masih memerlukan peningkatan terutama pada aspek keterlibatan siswa. Dengan memperhatikan faktor eksternal yang terbukti lebih dominan, pihak sekolah dan guru diharapkan dapat melakukan perbaikan, khususnya dalam penyediaan fasilitas, variasi metode pembelajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung.
Hasil penelitian ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi dunia pendidikan dasar, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK melalui pendekatan yang lebih adaptif dan berpusat pada siswa. (ed. Sulistya)
Sumber: repositori UNIMMA

