Pelatihan Belum Tentu Dongkrak Kinerja, Riset Ungkap Peran Penting Kepuasan Kerja di Trio Plaza Magelang
23 June 2026

mimin

Magelang, Juni 2026 — Kinerja karyawan di sektor ritel ternyata tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata. Temuan menarik ini diungkap dalam penelitian yang dilakukan Lia Dwi Anjarini, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Magelang, melalui skripsinya berjudul “Pengaruh Pelatihan, Komunikasi Interpersonal, dan Kerjasama Tim terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi (Studi Empiris pada Trio Plaza Magelang)”

Penelitian tersebut berangkat dari fenomena penurunan dan ketidakstabilan capaian kinerja karyawan di Trio Plaza Magelang, salah satu pusat perbelanjaan yang telah lama beroperasi di jantung Kota Magelang. Berdasarkan data internal perusahaan tahun 2024 hingga 2025, capaian kinerja karyawan belum sepenuhnya menyentuh target perusahaan yang dipatok sebesar 100 persen.

Pada 2024, performa karyawan sempat bergerak dari kisaran 40 persen pada awal tahun hingga menyentuh angka 80 persen di pertengahan tahun. Sementara pada 2025, performa cenderung lebih stabil di angka 80-an persen, namun tetap belum memenuhi target maksimal perusahaan. Kondisi inilah yang mendorong Lia untuk meneliti faktor-faktor yang memengaruhi performa pegawai.

Dalam risetnya, Lia menyoroti tiga variabel utama yakni pelatihan kerja, komunikasi interpersonal, dan kerja sama tim, serta menempatkan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi atau penghubung terhadap peningkatan kinerja karyawan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 125 responden, yang seluruhnya merupakan karyawan tetap Trio Plaza Magelang dengan masa kerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS).

Hasil penelitian menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan. Secara langsung, pelatihan kerja ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal serupa juga terjadi pada variabel kerja sama tim, yang juga tidak memberikan dampak signifikan secara langsung terhadap performa pegawai.

Sebaliknya, komunikasi interpersonal justru terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin baik komunikasi antarpegawai maupun antara atasan dan bawahan, semakin tinggi pula peluang meningkatnya produktivitas kerja.

Tak hanya itu, penelitian Lia juga menemukan bahwa pelatihan, komunikasi interpersonal, dan kerja sama tim sama-sama memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan.

Temuan lainnya menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki peran yang sangat strategis. Variabel ini terbukti mampu menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara pelatihan, komunikasi interpersonal, dan kerja sama tim terhadap kinerja pegawai.

Dengan kata lain, pelatihan dan kerja sama tim memang belum mampu meningkatkan kinerja secara langsung. Namun ketika karyawan merasa puas terhadap pekerjaannya, dampak dari dua faktor tersebut menjadi lebih terasa terhadap peningkatan performa kerja.

Lia menilai perusahaan perlu lebih fokus menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman agar karyawan merasa dihargai. Program pelatihan juga perlu dirancang lebih relevan dengan kebutuhan lapangan, sementara pola komunikasi internal harus diperkuat agar tidak terjadi miskomunikasi di lingkungan kerja.

Penelitian ini menjadi gambaran bahwa dunia kerja modern, khususnya di sektor ritel, membutuhkan pendekatan yang lebih manusiawi. Bukan hanya mengejar target angka, tetapi juga memastikan karyawan merasa puas, didengar, dan berkembang bersama perusahaan.

Bagi Trio Plaza Magelang, hasil riset ini dapat menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki strategi pengelolaan sumber daya manusia di tengah persaingan bisnis ritel yang semakin ketat. (ed. Sulistya)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance