Peran Supervisi Kepala Sekolah Tingkatkan Kinerja Guru PAI di Era Kurikulum Merdeka, Studi Kasus di Banjarnegara
23 July 2026

Admin KUI-KIMMI

Upaya peningkatan mutu pendidikan di era Kurikulum Merdeka kembali mendapat sorotan melalui penelitian yang dilakukan oleh Indah Kumala Dewi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Magelang. Dalam skripsinya yang berjudul “Peran Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam di Era Kurikulum Merdeka”, Indah mengangkat studi kasus di MTs Muhammadiyah Kalibening 1, Kabupaten Banjarnegara.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai kendala dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya terkait kesiapan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran seperti silabus, RPP, program tahunan (prota), program semester (prosem), hingga modul ajar dan projek. Minimnya pelatihan teknis (bimbingan teknis/bimtek) turut memperburuk kondisi tersebut, sehingga pelaksanaan kurikulum belum berjalan optimal.

Indah Kumala Dewi menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam mendorong peningkatan kinerja guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk dua hal utama: pertama, mendeskripsikan peran supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI); kedua, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses supervisi tersebut.

Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah dilakukan secara aktif dan terstruktur, khususnya pada periode Oktober hingga November. Dalam praktiknya, kepala sekolah tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan sebagai pembina dan fasilitator.

Beberapa langkah strategis yang dilakukan antara lain mengoordinasikan program pembelajaran, membagi tugas antar guru, serta memastikan seluruh kegiatan operasional sekolah berjalan selaras dengan tujuan pendidikan. Selain itu, kepala sekolah juga memberikan dukungan melalui penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan langsung kepada guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era Kurikulum Merdeka.

Tidak hanya itu, evaluasi terhadap proses dan hasil pembelajaran juga menjadi bagian penting dalam supervisi. Evaluasi ini digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan kurikulum yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan siswa.

Dari sisi faktor pendukung, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi yang baik antar warga sekolah serta adanya sistem penghargaan (reward) menjadi pendorong utama peningkatan kinerja guru. Sebaliknya, sejumlah hambatan juga masih dihadapi, seperti rendahnya kedisiplinan guru, keterbatasan kemampuan dalam mengelola kelas, serta kurangnya sarana dan prasarana pendukung.

Temuan lainnya menunjukkan bahwa sebagian guru masih belum sepenuhnya disiplin, termasuk dalam hal ketepatan waktu mengajar. Di samping itu, keterbatasan akses terhadap pelatihan Kurikulum Merdeka juga menjadi tantangan tersendiri yang perlu segera diatasi.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa supervisi kepala sekolah yang efektif dan berkelanjutan dapat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kinerja guru, khususnya di tengah perubahan sistem pendidikan. Dengan dukungan yang tepat, implementasi Kurikulum Merdeka diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. (ed. adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance