Sistem Pembayaran Web Berbasis RAD, Atasi Masalah Split Bill di UMKM Kedai Gantari
21 July 2026

Admin KUI-KIMMI

Magelang,Juli–Inovasi dalam pengelolaan transaksi usaha mikro kembali hadir melalui penelitian yang dilakukan oleh Indra Aprilianto, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Magelang. Dalam skripsinya, Indra mengangkat tema implementasi metode Rapid Application Development (RAD) pada sistem pembayaran berbasis web di Kedai Gantari, sebuah usaha kuliner skala mikro di Kota Magelang.

Penelitian ini berangkat dari persoalan klasik yang masih dihadapi banyak pelaku UMKM, yakni sistem pencatatan transaksi yang masih manual. Di Kedai Gantari, proses pemesanan dan pembayaran dilakukan dengan catatan kertas sederhana. Kondisi ini kerap memicu kesalahan pencatatan, terutama ketika pelanggan melakukan pembayaran terpisah atau split bill. Akibatnya, data keuangan menjadi tidak akurat dan sulit direkap secara sistematis.

Melihat permasalahan tersebut, Indra Aprilianto merancang sebuah sistem kasir berbasis web dengan pendekatan metode RAD. Metode ini dikenal sebagai model pengembangan perangkat lunak yang cepat dan iteratif, memungkinkan penyesuaian sistem secara fleksibel sesuai kebutuhan pengguna. Fokus utama penelitian ini adalah menghadirkan sistem pembayaran yang mampu mengakomodasi transaksi split payment sekaligus meningkatkan akurasi pencatatan keuangan.

Tujuan penelitian ini tidak hanya sebatas membangun aplikasi, tetapi juga menguji efektivitas metode RAD dalam pengembangan sistem pembayaran modern untuk UMKM. Dengan sistem yang dirancang, setiap transaksi dapat dicatat secara otomatis dan terstruktur, sehingga meminimalkan potensi human error yang selama ini sering terjadi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode RAD dalam pengembangan sistem pembayaran berbasis web mampu memberikan dampak signifikan bagi operasional Kedai Gantari. Sistem yang dihasilkan terbukti dapat mempermudah proses transaksi, khususnya dalam pembagian pembayaran antar pelanggan, serta menghasilkan laporan keuangan yang lebih rapi dan akurat.

Lebih jauh, sistem ini juga membantu pemilik usaha dalam memantau pemasukan secara berkala, yang sebelumnya sulit dilakukan akibat pencatatan manual. Efisiensi operasional meningkat, sementara risiko kesalahan pencatatan dapat ditekan secara signifikan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi sistem pembayaran menjadi langkah penting bagi UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis modern. Selain memberikan kontribusi praktis bagi pelaku usaha, karya Indra Aprilianto juga memperkaya kajian akademik terkait penerapan metode RAD, khususnya dalam pengembangan sistem pembayaran berbasis split payment.

Dengan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan tidak hanya menjadi solusi bagi Kedai Gantari, tetapi juga berpotensi diadopsi oleh UMKM lain yang menghadapi permasalahan serupa di era transformasi digital. (ed. adm_kuikimmi)

Sumber: repositori UNIMMA

Bebas Pustaka 87

Bagi Calon Wisudawan 87 Tahun 2026

Silahkan unggah form sesuai prodi dikarenakan Sistem Repository dalam Maintenance