Magelang, Juli – Transformasi digital terus merambah sektor pariwisata, termasuk layanan wisata berbasis masyarakat di kawasan Borobudur. Berangkat dari permasalahan pelayanan yang masih dilakukan secara manual, Miftakhul Fauzi , mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Magelang, mengembangkan sistem reservasi sewa VW Tour Borobudur berbasis web yang terintegrasi dengan metode pembayaran gateway pembayaran sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas layanan wisata.
Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah wisatawan yang menggunakan jasa VW Tour Borobudur setelah masa pandemi. Pada tahun 2021, penjualan paket wisata sempat turun drastis akibat Covid-19. Namun, pada tahun 2022 hingga 2023 jumlah pemesanan melonjak hingga sekitar 8.000 paket per tahun. Lonjakan tersebut justru menimbulkan persoalan baru karena proses reservasi masih mengandalkan pencatatan manual, komunikasi melalui telepon maupun pesan instan, serta verifikasi pembayaran yang memakan waktu.
Melalui penelitian bertajuk “Sistem Reservasi Sewa VW Tour Borobudur Berbasis Web dengan Metode Pembayaran Payment Gateway” , Miftakhul Fauzi berupaya menghadirkan sistem digital yang mampu mengelola proses pemesanan kendaraan wisata secara lebih cepat, akurat, dan efisien. Sistem ini tidak hanya memfasilitasi reservasi secara berani, tetapi juga mengintegrasikan layanan pembayaran elektronik melalui gateway pembayaran sehingga proses konfirmasi transaksi dapat dilakukan secara otomatis tanpa harus mengirimkan bukti transfer secara manual.
Dalam pengembangannya, peneliti melakukan observasi, wawancara, serta analisis terhadap proses bisnis VW Cabrio Borobudur. Hasilnya menunjukkan sejumlah kendala, mulai dari kesulitan pelanggan memperoleh informasi ketersediaan kendaraan, risiko terjadinya kesalahan pencatatan reservasi, hingga lambatnya proses verifikasi pembayaran. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang sebuah sistem berbasis web yang melibatkan empat jenis pengguna, yaitu wisatawan, admin, pengelola, dan pengemudi, dengan integrasi layanan pembayaran menggunakan Midtrans sebagai gateway pembayaran.
Hasil penelitian menunjukkan sistem yang dikembangkan mampu berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Pengujian koneksi payment gateway berlangsung dengan baik, sementara pengujian User Acceptance Testing (UAT) menampilkan tingkat penerimaan pengguna yang tinggi. Fitur pembayaran digital memperoleh nilai rata-rata 4,2 atau setara 84 persen dari 10 responden pelanggan. Sistem dinilai responsif, mudah digunakan, serta efektif membantu proses reservasi dan pembayaran secara berani.
Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan reservasi menjadi langkah strategis bagi pelaku wisata lokal dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempercepat proses transaksi. Implementasi sistem berbasis web dengan payment gateway tidak hanya memberikan kemudahan bagi wisatawan, tetapi juga membantu pengelola mengurangi potensi kesalahan administrasi serta meningkatkan efisiensi operasional di destinasi wisata Borobudur. (ed.adm_kuikimmi)
Sumber: repositori UNIMMA

