Turmiyati Buktikan Media Autoplay Efektif Tingkatkan Motivasi Belajar SKI
2 September 2025

adel

Magelang, 2 September 2025 – Dunia pendidikan terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi. Di tengah tuntutan inovasi itu, seorang peneliti muda dari Universitas Muhammadiyah Magelang, Turmiyati, mencoba menghadirkan terobosan baru dalam pembelajaran. Dalam skripsinya berjudul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Menggunakan Multimedia pada Materi Kepribadian Nabi Muhammad SAW di Kelas IV MI Muhammadiyah Medura”, ia mengangkat persoalan bagaimana media berbasis multimedia autoplay dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih baik.

Tema Penelitian

Tema besar yang diangkat Turmiyati adalah pemanfaatan teknologi multimedia dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Ia berangkat dari realita di kelas bahwa pelajaran SKI kerap dianggap membosankan karena banyak berisi hafalan dan penyampaian monoton lewat metode ceramah. Akibatnya, siswa kurang antusias, pasif, bahkan sebagian hasil belajarnya rendah. Dari sinilah muncul gagasan untuk menguji apakah media autoplay dapat menjadi solusi inovatif yang mampu menghadirkan suasana belajar lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan.

Tujuan Penelitian

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, untuk mengetahui bagaimana penerapan media autoplay dalam pembelajaran SKI dapat mengubah suasana belajar di kelas. Kedua, untuk mengukur efektivitas media autoplay dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek nilai akademis maupun motivasi belajar. Ketiga, untuk menilai respon siswa terhadap media interaktif ini, apakah benar-benar memberikan daya tarik lebih dibandingkan metode konvensional.

Dengan tujuan tersebut, Turmiyati berharap penelitian ini tidak hanya menjadi kontribusi akademis, tetapi juga memberi inspirasi praktis bagi guru dalam mengembangkan metode mengajar yang lebih sesuai dengan karakter generasi masa kini.

Hasil Penelitian

Penelitian dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam tiga siklus, melibatkan siswa kelas IV MI Muhammadiyah Medura sebagai subjek. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa.

  • Pada pra-siklus, hanya sekitar 29% siswa yang mampu mencapai standar ketuntasan minimal.

  • Setelah menggunakan media autoplay pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 58%.

  • Peningkatan berlanjut pada siklus II, di mana 77% siswa berhasil mencapai ketuntasan.

  • Puncaknya, pada siklus III, hampir seluruh siswa atau sekitar 96% berhasil mencapai hasil belajar sesuai standar.

Selain dari aspek angka, perubahan perilaku siswa juga cukup mencolok. Mereka terlihat lebih aktif, banyak bertanya, lebih fokus, dan antusias mengikuti pelajaran. Suasana kelas yang sebelumnya pasif dan monoton berubah menjadi lebih hidup.

Temuan ini menegaskan bahwa media autoplay efektif meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa pada mata pelajaran SKI. Dengan tampilan visual, audio, dan animasi yang menarik, siswa lebih mudah memahami materi, khususnya tentang kepribadian Nabi Muhammad SAW yang sarat nilai keteladanan.

Kesimpulan

Dari hasil penelitiannya, Turmiyati menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis autoplay layak digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran SKI. Media ini tidak hanya membantu guru dalam menyampaikan materi lebih variatif, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa guru harus berani meninggalkan metode konvensional yang kaku, dan mulai beradaptasi dengan kebutuhan generasi digital yang lebih akrab dengan teknologi. Pendidikan, menurutnya, tidak boleh tertinggal oleh perkembangan zaman.

Penelitian ini menjadi bukti nyata bahwa perpaduan antara nilai-nilai keagamaan dan teknologi dapat berjalan beriringan. Dengan inovasi yang tepat, pelajaran yang semula dianggap membosankan dapat berubah menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, penuh semangat, sekaligus menanamkan keteladanan. (ed: Adella)

sumber: repository UNIMMA